<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4493034315151452290</id><updated>2012-02-16T19:45:55.298+07:00</updated><category term='Artikel'/><category term='sharing'/><category term='Pemikiran'/><title type='text'>Mochamad Rizky Hendiperdana</title><subtitle type='html'>"Dengan perantaraan Qalam"</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Rizky  Hendiperdana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11635533829849609090</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/TSsihDuDC7I/AAAAAAAAAJs/AQuFkVmsbao/S220/buat%2Bkompas.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>25</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4493034315151452290.post-2037205956136546978</id><published>2011-12-13T01:06:00.001+07:00</published><updated>2011-12-13T01:06:35.569+07:00</updated><title type='text'>Grow it Under the Feet</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;font size="4" face="Batang"&gt;Aku terbangun oleh alunan lagu yang menyadarkanku akan perjalanan memutar yang amat jauh ini. kenapa harus memutar ? bukankah Tuhan telah menyelipkan setiap elemen kebahagiaan dalam setiap sudut kehidupan kita. Kenapa aku tidak pernah mensyukuri semuanya. Kenapa harus memutar ?&lt;/font&gt; &lt;p&gt;&lt;font size="4" face="Batang"&gt;Sesungguhnya waktu yang telah kubuang selama ini, dalam proses pencarian kebahagiaan semu amat sia-sia. Aku tak sadar bahwa sesungguhnya Tuhan menyelipkan kebahagiaan bahkan sampai di bawah kakiku dimana aku berpijak, tapi mengapa ego ini selalu mengantarkan aku untuk menuju kebahagiaan yang berjarak lebih dari waktu kehidupanku untuk menempuhnya mungkin. Semua ini konyol. Tuhan tolonglah hamba, tumbuhkan semua kebahagiaan di sekitar ku, jangan jadikan hamba orang yang kufur nikmat akan semua karunia yang telah Engkau berikan. Begitu nyata di depan mata, terasa oleh hati bagi orang yang ingin membuka hatinya. &lt;/font&gt; &lt;p&gt;&lt;font size="4" face="Batang"&gt;Tuhan ketika Engkau telah menumbuhkan semua kebahagiaan yang ada dekatku, izinkanlah aku untuk dapat merasakan semua kebahgiaan indah itu, yang selama ini aku ingkari, yang selama ini aku kesampingkan. Mungkin kini saatnya untuk membuka mata selebar cakrawala, untuk melihat dan merasakan karunia-Nya yang nyata yang tersebar hampir di tiap sekitar kita.&lt;/font&gt; &lt;p&gt;By : @Hendiperdana&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4493034315151452290-2037205956136546978?l=mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/feeds/2037205956136546978/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4493034315151452290&amp;postID=2037205956136546978' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/2037205956136546978'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/2037205956136546978'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/2011/12/grow-it-under-feet.html' title='Grow it Under the Feet'/><author><name>Rizky  Hendiperdana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11635533829849609090</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/TSsihDuDC7I/AAAAAAAAAJs/AQuFkVmsbao/S220/buat%2Bkompas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4493034315151452290.post-3002295169432687075</id><published>2011-12-13T00:50:00.002+07:00</published><updated>2011-12-13T01:09:09.959+07:00</updated><title type='text'>Same Orbit, Different Direction</title><content type='html'>&lt;blockquote&gt; &lt;p&gt;&lt;font size="4" face="Batang"&gt;“Mencoba untuk memahami kehidupan, orbit ini seolah satu hati, tetapi entah kenapa arah kita nampak berbeda, untuk bertemu kita harus memutari orbit ini. orbit kehidupan yang ku tak tahu dimana titik temu kita. Baiklah, kini apa hubungan antara alam bawah sadar dan orbit kehidupan ini. Mungkin hanya melalui alam bawah sadar,orbit kita ini diperpendek, dipercepat dan mungkin kalau bisa arahnya disamakan. Ya, hanya ada di alam bawah sadar saja aku dapat merasakan orbit ini menjadi lebih pendek, pada kehidupan nyata, realitasnya, orbit ini terasa kian memanjang. Jalan memutar yang harus kutempuh kini terlalu jauh untuk dijangkau, cukupkah usia kita berdua untuk menempuh orbit ini dan bertemu di ujung orbit nanti, pada akhirnya.”&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By : @Hendiperdana&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4493034315151452290-3002295169432687075?l=mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/feeds/3002295169432687075/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4493034315151452290&amp;postID=3002295169432687075' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/3002295169432687075'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/3002295169432687075'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/2011/12/same-orbit-different-direction_13.html' title='Same Orbit, Different Direction'/><author><name>Rizky  Hendiperdana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11635533829849609090</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/TSsihDuDC7I/AAAAAAAAAJs/AQuFkVmsbao/S220/buat%2Bkompas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4493034315151452290.post-8148195872330185898</id><published>2011-12-13T00:18:00.002+07:00</published><updated>2011-12-13T01:09:41.012+07:00</updated><title type='text'>Burst of Time</title><content type='html'>&lt;blockquote&gt; &lt;p&gt;&lt;font size="4" face="Batang"&gt;&lt;/font&gt;&amp;nbsp; &lt;p&gt;&lt;font size="4" face="Batang"&gt;&lt;/font&gt;&amp;nbsp; &lt;p&gt;&lt;font size="4" face="Batang"&gt;“ Waktu dengan segala kesombongannya, berjalan tanpa mempedulikan apapun, apalagi mengucap salam. Dia berlalu terlalu cepat tanpa kita sadari sehalus setiap derai nafas manusia. Perlahan tapi pasti meninggalkan siapa pun yang tak peduli dengannya. Manfaatkanlah waktu dengan sebaik mungkin wahai jiwaku, karena ia tak akan pernah kembali lagi walaupun aku menangis dan memohon, ia akan tetap menampakkan wajahnya yang sekarang, bukan yang dahulu.”&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By : @Hendiperdana&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4493034315151452290-8148195872330185898?l=mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/feeds/8148195872330185898/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4493034315151452290&amp;postID=8148195872330185898' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/8148195872330185898'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/8148195872330185898'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/2011/12/same-orbit-different-direction.html' title='Burst of Time'/><author><name>Rizky  Hendiperdana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11635533829849609090</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/TSsihDuDC7I/AAAAAAAAAJs/AQuFkVmsbao/S220/buat%2Bkompas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4493034315151452290.post-5092793724786048498</id><published>2011-11-20T12:59:00.001+07:00</published><updated>2011-11-20T12:59:29.712+07:00</updated><title type='text'>UGD, Minggu 20 November 2011. Mama I Love U</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;Suatu hari di waktu sore saat gerimis mulai menampakkan kesenduannya, seperti biasa. saat lembayung sore mulai menggelap hampir memasuki senja. Di sebuah Unit Gawat Darurat (UGD) aku melihat seorang Ibu dengan jilbab putih lusuhnya yang mungkin sudah tidak diganti berhari-hari, dengan wajah kucal bersandar di tiang brankar. menyandarkan kepalanya karena kelelahan. tak kusangka Ibu itu sedang termenung melihat bayinya, anaknya tercinta yang sedang terbaring tidak sadarkan diri akibat komplikasi dari penyakit yang didapat saat bayi itu lahir Icteric Neonatorum.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Sang Ibu tetap menyenderkan kepalanya saat lalu lalang orang dengan hiruk pikuk UGD yang makin padat, orang lalu lalang, tapi sang Ibu dengan kelelahan yang terpancar dari matanya walaupun ada sedikit keputusasaan dari matanya tetap menunggu dan memandangi anaknya yang terbaring tak sadarkan diri itu. Sedikit air mata terlihat keluar walau Sang Ibu selalu berusaha untuk menutupinya. &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/-GObXtRTzp7I/TsiXAbhxVBI/AAAAAAAAANM/mx78yvLuTms/s1600-h/IMG00025-20111120-00223.jpg"&gt;&lt;img style="background-image: none; border-right-width: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; display: inline; float: left; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; padding-top: 0px" title="IMG00025-20111120-0022" border="0" alt="IMG00025-20111120-0022" align="left" src="http://lh4.ggpht.com/-MvoubQKG_Ck/TsiXBgM5ThI/AAAAAAAAANU/LtsJC1wQXbA/IMG00025-20111120-0022_thumb1.jpg?imgmax=800" width="221" height="174"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;/p&gt; &lt;blockquote&gt; &lt;p align="justify"&gt;&amp;nbsp; Sejenak benakku bertanya, sejak jam&amp;nbsp; berapa Ibu ini terus menunggu anaknya ? Dan saat itu juga aku mendapatkan bahwa Sang Ibu sudah terus duduk disitu dan menunggu sejak kemarin. artinya Sang Ibu sudah duduk di disitu selama 2 hari. hanya untuk memantau buah hati yang dicintainya. matanya terus menatap penuh harap akan keajaiban walau kadang Sang Ibu menyempatkan tidur di bed khusus pasien. mungkin karena kantuknya yang tidak tertahankan.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p align="justify"&gt;Sekilas aku berpikir dalam hati, adakah cinta yang melebihi cinta seorang Ibu pada anaknya, jika memang ada di dunia ini cinta seperti itu, mungkin peperangan, kebengisan, penindasan menjadi hal yang mustahil terjadi. Adakah cinta yang melebihi ketulusan Ibu pada anaknya? &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-SiR6rcN66gY/TsiXHaAfQrI/AAAAAAAAANc/rQoNdEvPYrg/s1600-h/IMG00023-20111119-22272.jpg"&gt;&lt;img style="background-image: none; border-right-width: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; display: inline; float: left; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; padding-top: 0px" title="IMG00023-20111119-2227" border="0" alt="IMG00023-20111119-2227" align="left" src="http://lh6.ggpht.com/-LIuONK9OGAQ/TsiXIw6OvII/AAAAAAAAANk/7y3TBHZu1RA/IMG00023-20111119-2227_thumb.jpg?imgmax=800" width="244" height="184"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Cinta murni yang mengalir dari hati Ibu pada anaknya mungkin salah satu hal yang paling suci dan tulus di dunia ini. Mama hati ini terpaut denganmu begitu kuat hingga engkau dapat merasakan apa yang kurasakan walau aku tidak pernah bercerita kepadamu, engkau selalu ada saat aku tak berdaya,walaupun kadang saat aku penuh daya teman adalah nomor satu bagiku. Mama engkau selalu ada saat aku kosong, walau saat aku senang aku bahkan tak pernah mengingatmu dalam kesenanganku. Mama, aku mencintaimu walau kadang aku bertindak setengah durhaka. Mama, aku akan melakukan apapun agar engkau bahagia di dunia ini dan akhirat nanti mama. Ya Allah jangan biarkan aku menyesal karena belum membuatnya bahagia di dunia ini.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Mengutip kata Rangga Umara/ @ranggaumara yang pernahku baca lewat akun twitter nya. yang mungkin menjadi salah satu kata yang paling menggetarkan yang pernah aku dengar&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;font color="#ff0000" size="4"&gt;&lt;strong&gt;“ Setangkai bunga yang engkau berikan SEKARANG, jauh lebih baik dari seribu bunga yang kautabur NANTI dimakamnya”&lt;/strong&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;font color="#ff0000" size="4"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/font&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/-bBEFVRUQPCY/TsiXOmVNyiI/AAAAAAAAANs/z8Hi4nyPDco/s1600-h/IMG00024-20111119-22322.jpg"&gt;&lt;img style="background-image: none; border-right-width: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; display: inline; float: left; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; padding-top: 0px" title="IMG00024-20111119-2232" border="0" alt="IMG00024-20111119-2232" align="left" src="http://lh4.ggpht.com/--2-VKulbmvs/TsiXPuzZ2bI/AAAAAAAAAN0/p0-4NxbgkbM/IMG00024-20111119-2232_thumb.jpg?imgmax=800" width="244" height="184"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&amp;nbsp; “&lt;font size="3"&gt; &lt;font face="Constantia"&gt;Mama kuabdikan hati ini untukmu, jangan biarkan aku menyesal tak pernah membahagiakanmu di dunia ini”&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4493034315151452290-5092793724786048498?l=mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/feeds/5092793724786048498/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4493034315151452290&amp;postID=5092793724786048498' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/5092793724786048498'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/5092793724786048498'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/2011/11/suatu-hari-di-waktu-sore-saat-gerimis.html' title='UGD, Minggu 20 November 2011. Mama I Love U'/><author><name>Rizky  Hendiperdana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11635533829849609090</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/TSsihDuDC7I/AAAAAAAAAJs/AQuFkVmsbao/S220/buat%2Bkompas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh4.ggpht.com/-MvoubQKG_Ck/TsiXBgM5ThI/AAAAAAAAANU/LtsJC1wQXbA/s72-c/IMG00025-20111120-0022_thumb1.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4493034315151452290.post-5173792366342367987</id><published>2011-10-18T22:27:00.000+07:00</published><updated>2011-10-18T22:28:17.866+07:00</updated><title type='text'>Rainbow Above Your Head</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/-fxJHvupPoPc/Tp2bC8MtrRI/AAAAAAAAAM8/gO8NQ_7rkhg/s1600-h/pelangi%25255B3%25255D.gif"&gt;&lt;img style="background-image: none; border-right-width: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; padding-top: 0px" title="pelangi" border="0" alt="pelangi" src="http://lh5.ggpht.com/-yIz-Nx0t0ZA/Tp2bEM__0SI/AAAAAAAAANE/G1OJ7hbL1Ns/pelangi_thumb%25255B1%25255D.gif?imgmax=800" width="240" height="279"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Pelangi jadi harmonisasi warna yang diartikan bagai harmonisasi perasaan manusia, yang kita sebut kebahagiaan. &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Anehnya pelangi itu terdengar sombong, dia tidak pernah menampakkan diri pada orang yang melihat dibawahnya, dia selalu muncul di atas kepala orang lain. Manusia jadi saksi akan kesombongan ini, banyak manusia yang percaya akan kesombongan ini, hingga tiap saat manusia selalu mencari harmonisasi warna pelangi yang membentang di atas kepala orang lain. dengan jarak yang jauh, hampir tak tersentuh, terlihat sulit digapai. Pelangi yang membentang indah di atas kepala orang lain, begitu menawan tak tampak cacat, sering terlintas dalam pikiran, "kapan pelangi itu mampir di atasku"&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;hingga suatu saat mereka bergerak menuju tempat di bawah pelangi itu membentang, mencari, menggeser jarak, merubah, menghindar dari tempatnya semula. kini mereka melihat,&amp;nbsp; pelangi yang lebih indah yang membentang tepat di atas tempat awal mereka. tak mereka sadari pelangi itu selalu berada di atas mereka, tapi mereka dibutakan.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;br&gt;bukan, bukan pelangi tak ada di atas kepala mereka, tapi mereka yg tidak bisa melihat. &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Sebuah cara mungkin yang membuat kita bisa melihat bentangan pelangi indah di atas kepala kita, melihat dengan "kacamata" syukur. Dengan ini pelangi yang menyilaukan mata akan terbentang panjang di atas kepala kita.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Sykurilah hal-hal kecil yang kita miliki, mungkin itu adalah salah satu komponen warna pelangimu&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4493034315151452290-5173792366342367987?l=mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/feeds/5173792366342367987/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4493034315151452290&amp;postID=5173792366342367987' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/5173792366342367987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/5173792366342367987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/2011/10/rainbow-above-your-head.html' title='Rainbow Above Your Head'/><author><name>Rizky  Hendiperdana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11635533829849609090</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/TSsihDuDC7I/AAAAAAAAAJs/AQuFkVmsbao/S220/buat%2Bkompas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh5.ggpht.com/-yIz-Nx0t0ZA/Tp2bEM__0SI/AAAAAAAAANE/G1OJ7hbL1Ns/s72-c/pelangi_thumb%25255B1%25255D.gif?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4493034315151452290.post-614523138811764114</id><published>2011-03-04T21:40:00.000+07:00</published><updated>2011-03-04T21:41:24.871+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sharing'/><title type='text'>Waktu dan Refleksi Diri</title><content type='html'>“ Waktu dengan segala kesombongannya, berjalan tanpa mempedulikan apapun, apalagi mengucap salam. Dia berlalu terlalu cepat tanpa kita sadari sehalus setiap derai nafas manusia. Perlahan tapi pasti meninggalkan siapa pun yang tak peduli dengannya. Manfaatkanlah waktu dengan sebaik mungkin wahai jiwaku, karena ia tak akan pernah kembali lagi walaupun aku menangis dan memohon, ia akan tetap menampakkan wajahnya yang sekarang, bukan yang dahulu.”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4493034315151452290-614523138811764114?l=mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/feeds/614523138811764114/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4493034315151452290&amp;postID=614523138811764114' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/614523138811764114'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/614523138811764114'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/2011/03/waktu-dan-refleksi-diri.html' title='Waktu dan Refleksi Diri'/><author><name>Rizky  Hendiperdana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11635533829849609090</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/TSsihDuDC7I/AAAAAAAAAJs/AQuFkVmsbao/S220/buat%2Bkompas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4493034315151452290.post-2745415424905516138</id><published>2011-02-08T21:34:00.001+07:00</published><updated>2011-02-08T21:34:10.158+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sharing'/><title type='text'>Malu Karena Novel Menggapai Matahari</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/_SFtREV7ZUzs/TVFUXHOU29I/AAAAAAAAAM0/vtrz0IStUPE/s1600-h/kixp3327big%5B2%5D.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="kixp3327big" border="0" alt="kixp3327big" src="http://lh4.ggpht.com/_SFtREV7ZUzs/TVFUYFaKYJI/AAAAAAAAAM4/UawFv_FgT7E/kixp3327big_thumb.jpg?imgmax=800" width="172" height="244"&gt;&lt;/a&gt; Hari ini saya baru menyelesaikan membaca sebuah novel karangan dari Adnan Katino (nama pena). Sebuah novel penggungah semangat berjudul “Menggapai Matahari” yang tentunya investasi waktu yang saya berikan untuk membaca novel ini tentunya tidak sia-sia. Isi novel ini bercerita tentang sebuah kehidupan seorang anak yang dibesarkan dalam keluarga tidak mampu di pedalaman sumatera utara, tapi ia ingin melawan resistens yang sudah lama melekat dengan istilah kemiskinan. Yaitu sulit untuk menikmati pendidikan tinggi. Melalui usahanya anak tersebut melawan tradisi miskin keluarganya berjuang melawan semua rintangan yang menyertainya dalam perjalanan menuju cita-cita, walau pahit tapi dia terus berjalan. Setelah membaca novel ini sampai selesai, jujur saja terbelesit suatu perasaan malu yang amat sangat pada diri sendiri mengingat perjuangan yang saya lalukan sekarang (tentunya dengan keadaaan yang amat jauh lebih baik jika dibandingkan dengan pemeran novel ini), tidak lebih baik dan lebih semangat dibanding cerita pada novel tersebut. Perasaan malu ini menjalar kepada sebuah kenyataan bahwa di dunia ini masih banyak hal-hal yang dapat kita syukuri dan di luar sana masih banyak hal yang dapat membuat kita sadar apa yang kita miliki saat ini adalah sesuatu yang lebih baik dari yang orang lain miliki.  &lt;p align="justify"&gt;Sisi positif dari membaca buku ini setelah tadi sedikit membahas tentang sisi negatinya yaitu menimbulkan perasaan malu, yaitu melalui novel ini tentu saja semangat menuntut ilmu saya semakin tergugah karena mengingat keadaan yang saya miliki sudah sangat cukup dan memadai untuk proses menuntut ilmu dan belajar, tinggal dari sisi kemauan dan keseriusan saja yang menentukan itu semua akan berjalan atau tidak. Ya terima kasih untuk pengarang, yang sudah menulis sebuah karya mungkin sebuah mahakarya yang dapat menginspirasi banyak orang menuju cita-citanya walau keadaan sulit dan keras tapi itu semua bukan merupakan sebuah alasan untuk berhenti berusaha. Terakhir, saya ingin mengutip sebuah pernyataan yang menurut saya sangat bagus sekali dalam novel ini dan pasti sudah sangat sering didengar, kira-kira begini “ &lt;i&gt;Kepuasaan dari hasil yang kita dapat berbanding lurus dengan usaha dan kerja keras yang kita lakukan untuk mencapa hasil tersebut&lt;/i&gt; ”.    &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4493034315151452290-2745415424905516138?l=mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/feeds/2745415424905516138/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4493034315151452290&amp;postID=2745415424905516138' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/2745415424905516138'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/2745415424905516138'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/2011/02/malu-karena-novel-menggapai-matahari.html' title='Malu Karena Novel Menggapai Matahari'/><author><name>Rizky  Hendiperdana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11635533829849609090</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/TSsihDuDC7I/AAAAAAAAAJs/AQuFkVmsbao/S220/buat%2Bkompas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh4.ggpht.com/_SFtREV7ZUzs/TVFUYFaKYJI/AAAAAAAAAM4/UawFv_FgT7E/s72-c/kixp3327big_thumb.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4493034315151452290.post-4532335106334443826</id><published>2011-01-30T21:30:00.001+07:00</published><updated>2011-01-30T21:30:20.989+07:00</updated><title type='text'>Renungan Makna Air Mata</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;Tuhan menciptakan manusia dengan segala kompleksitas yang terukur dengan amat cermat. Segala perhitungan-Nya memiliki sebuah tujuan untuk kebaikan manusia. Terinci dalam mencapai sebuah keseimbangan total yang tak dapat dicapai oleh siapapun.  &lt;p align="justify"&gt;Tuhan menciptakan keringat untuk kita menyesuaikan suhu tubuh kita yang panas agar terjadi penguapan udara yang bisa menurunkan suhu tubuh kita. Sehingga kita bisa merasakan kesejukan saat suhu tubuh kita memanas saat beraktivitas.  &lt;p align="justify"&gt;Tuhan menciptakan urin guna menjadi media pembuangan “sampah” yang dihasilkan tubuh kita dari hasil metabolism, agar tidak terjadi penumpukkan di dalam tubuh yang dapat mengancam nyawa akibat keracunan zat berbahaya.  &lt;p align="justify"&gt;Tuhan menciptakan darah untuk bisa menghantarkan segala keperluan kehidupan sel-sel tubuh kita baik oksigen sari-sari makanan. Tanpa adanya darah semua itu tak akan dapat tersebar rata ke seluruh bagian tubuh yang membutuhkan. Sehingga keseimbangan kehidupan seluruh penduduk tubuh manusia yaitu sel dapat terpenuhi.  &lt;p align="justify"&gt;Tuhan menciptakan tulang, sebuah jaringan paling kuat dalam tubuh kita. Yang tanpanya tubuh kita bagai seonggok daging yang tidak memiliki penyangga untuk tetap dalam posisinya.  &lt;p align="justify"&gt;Tuhan menciptakan paru-paru agar udara “kotor” yang dihasilkan dari tubuh kita dapat ditukar dengan udara “bersih”. Sehingga tercipta keseimbangan dalam tubuh manusia.  &lt;p align="justify"&gt;Tuhan menciptakan air mata, agar semua keluh kesah jiwa dan kesedihan manusia yang tidak dapat keluar melalui urin, keringat, paru bahkan darah dapat mengalir secara sempurna menuju suatu ketenangan jiwa yang melegakan.&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4493034315151452290-4532335106334443826?l=mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/feeds/4532335106334443826/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4493034315151452290&amp;postID=4532335106334443826' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/4532335106334443826'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/4532335106334443826'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/2011/01/renungan-makna-air-mata.html' title='Renungan Makna Air Mata'/><author><name>Rizky  Hendiperdana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11635533829849609090</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/TSsihDuDC7I/AAAAAAAAAJs/AQuFkVmsbao/S220/buat%2Bkompas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4493034315151452290.post-4121051830161621641</id><published>2011-01-19T23:19:00.001+07:00</published><updated>2011-01-19T23:21:22.566+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4493034315151452290-4121051830161621641?l=mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/feeds/4121051830161621641/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4493034315151452290&amp;postID=4121051830161621641' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/4121051830161621641'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/4121051830161621641'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/2011/01/blog-post.html' title=''/><author><name>Rizky  Hendiperdana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11635533829849609090</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/TSsihDuDC7I/AAAAAAAAAJs/AQuFkVmsbao/S220/buat%2Bkompas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4493034315151452290.post-1548550405361993115</id><published>2011-01-19T22:33:00.002+07:00</published><updated>2011-01-19T22:38:19.587+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemikiran'/><title type='text'>Teknologi Brainwave dan Ketenangan Jiwa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/TTcFECmiTjI/AAAAAAAAAK8/h4ruRsPQ4OY/s1600/BrainRhythm.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 222px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/TTcFECmiTjI/AAAAAAAAAK8/h4ruRsPQ4OY/s320/BrainRhythm.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5563921431615655474" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Perkembangan &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;neuroscience&lt;/i&gt; di zaman sekarang sudah sampai kepada tahap yang mencengangkan. Dengan ditemukannya alat yang disebut &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;eletroencephalograhy&lt;/i&gt; (EEG), manusia sudah dapat mengidentifikasi beberapa jenis gelombang otak gelombang beta, alfa, teta dan delta. Gelombang otak yang dideteksi pada alat EEG bervariasi tergantung dari tingkat aktivitas manusia tersebut, semakin tinggi tengangan pikirannya semakin besar juga gelombang otak (Hz) yang dihasilkan. Pada tulisan ini tidak akan dibahas terlalu dalam mengenai keempat jenis gelombang otak tersebut. Yang akan dibahas dalam tulisan ini adalah efek lanjutan yang terjadi dari ditemukannya beragam jenis gelombang otak yakni Teknologi &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;brainwave &lt;/i&gt;/ gelombang otak. Teknologi &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;brainwave&lt;/i&gt; ini merupakan suatu suara dengan frekuensi tertentu yang katanya dapat men &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal"&gt;suggest&lt;/i&gt; perasaan manusia yang mendengarkan (walaupun tidak mengalami sungguhan) seolah mengalami suatu pengalaman nyata yang didapat dari aktivitas auditori. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Beberapa macam contoh teknologi &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;brainwave&lt;/i&gt; yang berkembang sekarang adalah audio &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;brainwave&lt;/i&gt; yang dapat menstimulasi berbagai perasaan bagi pendengarnya, salah satunya perasaan tenang, nyaman, rileks, sedasi (mengantuk) bahkan efek zat kopi pun dapat dirasakan melaluui suara &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;brainwave &lt;/i&gt;ini. Hal positif yang dapat dilihat dari fenomena ini adalah banyaknya &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;brainwave&lt;/i&gt; ini yang membantu dalam banyak aspek kehidupan manusia, seperti rileks dan tenang yang tentunya sangat membantu kehidupan manusia yang tidak jarang dalam kesehariannya dibebani oleh beban stress yang mengganggu ketenangannya, bahkan proses detoksifikasi mental pun dapat dilakukan dari proses auditori ini. Dalam dunia pendidikan, teknologi ini digunakan sebagai stimulan untuk meningkatkan daya tangkap dan daya tahan pelajarnya dalam mempelajari suatu ilmu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Banyak hal positif yang bisa dipetik pada fenomena perkembangan teknologi tersebut. Tetapi di balik banyak hal positif yang terbukti, terdapat satu hal yang mengganjal di benak penulis yaitu fakta bahwa tenologi ini tidak terdapat di dunia pada masa lampau, tetapi tidak sedikit orang-orang di masa lampau yang dapat mencapai tingkat ketenangan jiwa yang sangat paripurna tanpa dibantu dengan teknologi &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;brainwave&lt;/i&gt; ini. Nampaknya orang terdahulu dalam mencapai ketenangan jiwa tersebut menempuh suatu jalan yang “alami” dibanding dengan intervensi teknologi berupa gelombang auditori yang diperdengarkan dengan &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;headphone &lt;/i&gt;tersebut. Hal ini memberikan suatu pertanyaan besar di benak penulis. Apakah teknologi &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;brainwave&lt;/i&gt; atau kita sebut intervensi&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;otak ini aman bagi kesehatan mental kita mengingat jalan yang ditempuh untuk mencapai ketenangan jiwa zaman sekarang cenderung dalam konteks “paksaan”. Kedua, apakah hal ini benar-benar dapat memberikan kita suatu kebaikan bagi mental maupun fisik ? Hanya hal itu yang menjadi pertanyaan besar di benak penulis.Jika ada para pembaca yang budiman yang bisa memberikan gambaran lain, mari kita melakukan &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;brainstorming &lt;/i&gt;melalui forum ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4493034315151452290-1548550405361993115?l=mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/feeds/1548550405361993115/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4493034315151452290&amp;postID=1548550405361993115' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/1548550405361993115'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/1548550405361993115'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/2011/01/teknologi-brainwave-dan-ketenangan-jiwa.html' title='Teknologi Brainwave dan Ketenangan Jiwa'/><author><name>Rizky  Hendiperdana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11635533829849609090</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/TSsihDuDC7I/AAAAAAAAAJs/AQuFkVmsbao/S220/buat%2Bkompas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/TTcFECmiTjI/AAAAAAAAAK8/h4ruRsPQ4OY/s72-c/BrainRhythm.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4493034315151452290.post-4410736295874132007</id><published>2011-01-18T22:44:00.000+07:00</published><updated>2011-01-18T22:44:00.123+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sharing'/><title type='text'>Anekdok Perang Paling Liar</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;Pasukan berbaju zirah besi itu beriringan maju ke medan perang paling depan, menggegam tombak di tangan kanannya, tombak yang ujungnya siap untuk merobek daging dari musuknya, tangan kirinya terdapat perisai besar yang kuat dan pedang tajam yang disarungkan di pinggang para pasukan t ersebut. L&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/_SFtREV7ZUzs/TTTfAlhfz6I/AAAAAAAAAK0/ngFicPeIpMA/s1600-h/ist2_73678-cartoon-knight%5B4%5D.jpg"&gt;&lt;img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="ist2_73678-cartoon-knight" border="0" alt="ist2_73678-cartoon-knight" align="left" src="http://lh5.ggpht.com/_SFtREV7ZUzs/TTTfBlqyCCI/AAAAAAAAAK4/3cReZfeTc9k/ist2_73678-cartoon-knight_thumb%5B2%5D.jpg?imgmax=800" width="204" height="240"&gt;&lt;/a&gt;angkahnya kian mantap mengikuti irama tabuhan drum yang bergelora, sampai ketika barisan pasukan musuh terlihat di ujung cakrawala, tak gentar ketika melihat pasukan musuh yang jumlahnya kurang lebih sama dengan pasukan mereka, mereka tetap berjalan dengan rapi mendekati kerumunan pasukan musuh.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Ketika pasukan musuh sudah sangat dekat untuk bisa dilihat oleh mata, terkaget dan tercengang bukan main para pasukan ini. Ya, karena pasukan musuh yang mereka lihat adalah pasukan perempuan berusia tua renta yang biasa disebut dengan nenek. Ya, gerombolan pasukan musuh itu terdiri dari para nenek-nenek yang memegang tombak dengan payah, tubuhnya lesu ditiup lebatnya angin pertempuran. Bahkan untuk mengangkat tombak pun nenek itu sudah kepayahan. Dapat dipastikan nenek-nenek ini tidak akan bisa membunuh satu pun dari tentara berbaju zirah tersebut dan karena itu kemenangan sudah di tangan.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Ketika jarak antar pasukan sudah kian dekat sehingga mereka dapat melihat wajah musuhnya, komandan pasukan sudah bersiap untuk melancarkan serangan besar, Sang komandan terkejut kenapa pasukannya tidak melancarkan serangan seperti yang ia minta. Ternyata sebab itu semua adalah pasukan nenek-nenek bertombak yang ada di seberangnya adalah para nenek kandung masing-masing dari pasukan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;div style="padding-bottom: 0px; margin: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; display: inline; float: none; padding-top: 0px" id="scid:0767317B-992E-4b12-91E0-4F059A8CECA8:672dec36-dc43-47f2-96d9-06b3fddf0325" class="wlWriterEditableSmartContent"&gt;Technorati Tags: &lt;a href="http://technorati.com/tags/Joke" rel="tag"&gt;Joke&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4493034315151452290-4410736295874132007?l=mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/feeds/4410736295874132007/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4493034315151452290&amp;postID=4410736295874132007' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/4410736295874132007'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/4410736295874132007'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/2011/01/anekdok-perang-paling-liar.html' title='Anekdok Perang Paling Liar'/><author><name>Rizky  Hendiperdana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11635533829849609090</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/TSsihDuDC7I/AAAAAAAAAJs/AQuFkVmsbao/S220/buat%2Bkompas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh5.ggpht.com/_SFtREV7ZUzs/TTTfBlqyCCI/AAAAAAAAAK4/3cReZfeTc9k/s72-c/ist2_73678-cartoon-knight_thumb%5B2%5D.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4493034315151452290.post-1590232290599004404</id><published>2011-01-06T20:15:00.001+07:00</published><updated>2011-01-06T20:18:34.704+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Stroke dan Bahayanya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/TSXA_R3aLJI/AAAAAAAAAJk/IXwTAMs2TC8/s1600/baru.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 284px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/TSXA_R3aLJI/AAAAAAAAAJk/IXwTAMs2TC8/s320/baru.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5559061508418841746" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Stroke merupakan sebuah istilah penyakit yang memiliki nama lain cerebrovascular disease. Penyakit ini sangat fatal karena mengenai organ otak dan dapat menyebabkan komplikasi berupa kelumpuhan. Penyakit ini secara garis besar dibagi menjadi 2 jenis atau tipe. Pertama stroke ischemic dan yang kedua stroke hemoragik.&lt;br /&gt;Stroke ischemic merupakan jenis stroke yang disebabkan oleh adanya suatu sumbatan pada pembuluh darah arteri ke jaringan otak (cerebral artery), tersumbatnya pembuluh darah ini menyebabkan aliran darah ke jaringan otak yang membawa kandungan oksigen dan nutrien. Ketika semua suplai darah ke jaringan otak ini terganggu makan jaringan otak tersebut akan mengalami iskemia (ischemic) dan akhirnya akan mengalami kematian jaringan. Penyebab sumbatan ini adalah plak lemak yang disebut aterosklerotik.&lt;br /&gt;Stroke hemoragik merupakan jenis stroke perdarahan. Disebabkan pecahnya pembuluh darah di otak yang menyebaban merembesnya darah ke jaringan otak tersebut. Pecahnya pembuluh darah tersebut biasanya disebabkan oleh terlalu tinggin tekanan darah (hypertension). Darah yang keluar dari pembuluh darah menuju otak ini bersifat toxic atau merusak sehingga sama-sama menyebabkan kerusakan jaringan otak.&lt;br /&gt;Kerusakan jaringan otak yang disebabkan oleh kedua jenis stroke ini sama-sama berbahaya dan fatal. Kerusakan yang ditimbulkan tersebut dapat mengganggu fungsi jaringan syaraf. Seperti hilangnya sensasi raba, hilangnya fungsi motorik seperti perasan lumpu mendadak pada kaki dan tangan. Gangguan ini dapat dilihat dari letak gangguan jaringan syarafnya.&lt;br /&gt;Gejala awal :&lt;br /&gt;• Penglihatan menjadi gelap sementara&lt;br /&gt;• Lumpuh mendadak sebagian pada alat gerak &lt;br /&gt;• Mencong mulut ke kiri atau ke kanan&lt;br /&gt; Bagaimana mencegah kejadian stroke ini ? salah satu yang dapat diupayakan adalah dengan menjaga gaya hidup dan pola makan sedini mungkin. Mengingat salah satu penyebab terjadinya sumbatan pembuluh darah adalah plak lemak, plak lemak dapat terbentuk akibat penimbunan kolestrol di dalam pembuluh darah. Sehingga menjaga pola makan rendah lemak dan tinggi serat sedini mungkin merupakan cara yang bijak untuk mencegah hal tersebut. Selain itu untuk mencegah terbentuknya sumbatan pada pembuluh darah di otak, olahraga teratur minimal 3 kali seminggu sangat baik untuk pembakaran lemak kolestrol di dalam darah sehingga akan menyeibangkan kadar kolestrol di dalam darah. Di luar itu apapun upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan kadar kolestrol sangat baik untuk mencegah terjadinya stroke yang dapat berakibat fatal.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4493034315151452290-1590232290599004404?l=mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/feeds/1590232290599004404/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4493034315151452290&amp;postID=1590232290599004404' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/1590232290599004404'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/1590232290599004404'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/2011/01/stroke-dan-bahayanya.html' title='Stroke dan Bahayanya'/><author><name>Rizky  Hendiperdana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11635533829849609090</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/TSsihDuDC7I/AAAAAAAAAJs/AQuFkVmsbao/S220/buat%2Bkompas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/TSXA_R3aLJI/AAAAAAAAAJk/IXwTAMs2TC8/s72-c/baru.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4493034315151452290.post-7432633111013503980</id><published>2011-01-05T20:46:00.003+07:00</published><updated>2011-01-05T21:20:45.456+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemikiran'/><title type='text'>Time Traveler is It Real ??</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/TSR9YFZEH9I/AAAAAAAAAI8/h9nJhiEQWvY/s1600/time-traveller1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 212px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/TSR9YFZEH9I/AAAAAAAAAI8/h9nJhiEQWvY/s320/time-traveller1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5558705692799672274" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Beberapa minggu terakhir ini ada suatu hal yang mengganngu pemikiran saya. terlepas dari hal ini masuk akal atau tidak, semenjak berkenalan dengan fisika kuantum walau hanya membaca dari literatur yang sifatnya mendasar. Dari sini saya menemukan (kira-kira) sebuah konsep bahwa dengan menggunakan fisika kuantum, ruang dan waktu bisa dimanipulasi. Di sini saya tidak akan membahas masalah bagaimana penjelasan matematis tentang ruang dan waktu yang dihubungakan dengan fisika kuantum, di sini saya mencoba untuk sekedar berbagi "penasaran" yang menghinggapi pemikiran saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkatnya melalui fisika kuantum menurut teori perjalanan waktu bukan hal yang tampak mustahil. Perjalanan waktu menyusuri setiap zaman yang pernah ada, berkelana dari suatu waktu ke waktu yang lain. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Time Traveler&lt;/span&gt; merupakan istilah yang sering diistilahkan untuk mengungkapkan khayalan tersebut. Di dalam sebuah situs saya menemukan sebuah foto yang diduga di ambil di tahun 1940. Di foto itu tertangkap seorang dengan menggunakan pakaian yang sangat tidak lazim atau mungkin tidak ada di zamannya atau lebih tepatnya pakaian itu lazim dipakai di zaman modern. Singkatnya foto ini menduga bahwa orang yang tertangkap kamera tersebut merupakan seorang&lt;span style="font-style:italic;"&gt; Time Traveler&lt;/span&gt;. Terlepas dari spekulasi yang beredar bahwa foto tersebut merupakan foto editan, foto ini menarik perhatian saya paling tidak timbul dalam benak sebuah pernyataan " Bagaimana kalau itu benar terjadi?"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4493034315151452290-7432633111013503980?l=mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/feeds/7432633111013503980/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4493034315151452290&amp;postID=7432633111013503980' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/7432633111013503980'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/7432633111013503980'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/2011/01/time-traveler-is-it-real.html' title='Time Traveler is It Real ??'/><author><name>Rizky  Hendiperdana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11635533829849609090</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/TSsihDuDC7I/AAAAAAAAAJs/AQuFkVmsbao/S220/buat%2Bkompas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/TSR9YFZEH9I/AAAAAAAAAI8/h9nJhiEQWvY/s72-c/time-traveller1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4493034315151452290.post-6036627780442957337</id><published>2010-12-09T12:09:00.001+07:00</published><updated>2010-12-09T12:14:31.202+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemikiran'/><title type='text'>Semesta di Dalam Benak Kita</title><content type='html'>Apa yang sebenarnya ada dalam benak kita ?  Manusia mampu berkata dan mampu melakukan visualisasi dari sebuah pengalaman. Manusia memiliki titik aggressive dimana pada saat titik itu lepas kendali manusia akan menjadi buas dalam berkompetisi bahkan lebih buas daripada binatang buas sekalipun. Membunuh, memusnahkan, menyiksa dan segala hal buruk lainnya merupakan suatu yang tak asing lagi kita dengar dalam sejarah peradaban manusia. Aspek empatif adalah aspek yang paling penting diperhatikan dalam berkompetisi. Dalam suatu kompetisi sering terjadi suatu perlombaan yang tidak empatif, betapa tidak mereka saling membuat sesuatu sesulit dan serumit mungkin agar pesaingnya tidak dapat menirunya. Padahal sebaik-baiknya contoh adalah sesuatu yang sederhana tetap tidak menghilangka fungsi essessialnya karena sesuatu yang sederhana lebih mudah ditiru, dilaksanakkan dan diamalkan tanpa terjadi distorsi dari makna essensialnya. Kesederhanaan Rasulullah SAW lah yang membuat umat manusia sedunia dapat mencontoh dari tauladannya beliau dapat menangis, terharu, sedih ketika ditinggal orang yang dicintainya, dll. Bukan dari singsana kerajaannya dan bukan pula dari mukjizatnya yang dapat membelah laut merah, berbicara dengan hewan, tidak mati saat dibakar, dll. Tentu saja manusia tidak akan dapat mencontohnya. Bukankah Rasulullah SAW adalah seorang Rasul yang paling sederhana tetapi beliau paling utama di sisi Allah karena perannya. Kesederhanaannya yang membuat kita seluruh umat manusia diamanatkan untuk mencontoh beliau sebagai tauladan. Hal ini membuktikan kesederhanaan tidak berarti suatu kekurangan melainkan suatu bentuk empati  mendalam yang bisa dilakukan seorang manusia.  &lt;br /&gt;Semesta berada di dalam diri kita sendiri, yang sebenarya ada di sebuah area otak prefrontal yang diaktifkan yang disebut dengan hipocampus. Banyak ahli berpendapat bahwa hippocampus merupakan representasi dari surge dunia, kita bisa merasakan kesenangan dan kenikmatan dalam hidup tidak lain karena karena aktifnya area otak ini. Nikmat dalam hidup kita dapat kita nikmati dan  syukuri adalah ketika kenikmatan itu terbatas adanya. Sehingga kita bisa mensyukuri hal tersebut. Betapa banyak orang yang sudah memiliki berbagai kenikmatan berupa harta, keluarga dan segala bentuk kebahagiaan menurut orang biasa, masih mencari-cari jalur kebahagiaan dengan cara menggunakan narkoba dll. Betapa sebenarnya kebahagiaan dunia itu sudah ada di hadapannya. Seperti apa kata pepatah yaitu, seseorang tidak akan pernah merasakan kenikmatan kasur yang empuk jika ia tidak pernah merasakan tidur di jalanan yang keras. Seperti itulah perangai manusia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4493034315151452290-6036627780442957337?l=mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/feeds/6036627780442957337/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4493034315151452290&amp;postID=6036627780442957337' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/6036627780442957337'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/6036627780442957337'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/2010/12/semesta-di-dalam-benak-kita.html' title='Semesta di Dalam Benak Kita'/><author><name>Rizky  Hendiperdana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11635533829849609090</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/TSsihDuDC7I/AAAAAAAAAJs/AQuFkVmsbao/S220/buat%2Bkompas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4493034315151452290.post-9032856377443255878</id><published>2010-12-09T11:07:00.001+07:00</published><updated>2010-12-09T11:16:06.192+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemikiran'/><title type='text'>Pesan Kemanusiaan di Dalam Diri Manusia</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CUsers%5CTOSHIBA%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CUsers%5CTOSHIBA%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CUsers%5CTOSHIBA%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="&amp;#45;-"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="6" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 415 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-520092929 1073786111 9 0 415 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-priority:1; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} h2 	{mso-style-priority:6; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-link:"Heading 2 Char"; 	mso-style-next:Normal; 	margin-top:10.0pt; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:0in; 	margin-left:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	mso-outline-level:2; 	font-size:13.0pt; 	mso-bidi-font-size:16.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	color:#17365D;} span.Heading2Char 	{mso-style-name:"Heading 2 Char"; 	mso-style-priority:6; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-locked:yes; 	mso-style-link:"Heading 2"; 	mso-ansi-font-size:13.0pt; 	mso-bidi-font-size:16.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	color:#17365D; 	font-weight:bold;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;h2 style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: windowtext; font-weight: normal;"&gt;Manusia tiap detiknya membutuhkan oksigen untuk bernafas, oksigen ini tentunya dibutuhkan untuk berbagai macam proses fisiologi di dalam tubuh manusia. Oksigen sangat melimpah kesediannya di udara, tinggal kita manusia yang harus menghirup oksigen yang melimpah tersebut untuk bernafas. Bagaimana terjadinya proses kompleks pernafasan ini ternyata menyimpan sebuah pesan kemanusiaan, yaitu pesan akan indahnya berbagi demi terciptanya keseimbangan. Pasalnya proses pernafasan ini menyimpan sebuah proses yang kompleks. Proses ini melibatkan sebuah struktur yang amat sangat kecil hingga berukuran mikroskopik yang disebut alveolus, yang merupakan gelembung-gelembung udara kecil yang ada di paru-paru sebagai tempat terjadinya pertukara gas. Allah SWT mendesain struktur ini sedemikian sempurna sehingga manusia dapat mempelajarinya dan menangkap pesan yang ada di baliknya. Di tempat ini (alveolus) terjadi sebuah proses pertukaran gas antara oksigen (O&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;) dan karbondioksida (CO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;) sebut saja oksigen harus masuk ke dalam tubuh dan CO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; yang merupakan “sampah” metabolisme harus dikeluarkan dari dalam tubuh. Oleh karena itu pertukaran gas tersebut mutlak diperlukan agar manusia senantiasa berada dalam keseimbangan kadar gas.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bagaimana ini bisa terjadi ? Selain menciptakan alveolus, Allah SWT juga menciptakan tekanan parsial (TP), singkatnya TP inilah yang membuat gas O2 bergerak dari lingkungan luar ke dalam tubuh manusia begitupun yang menggerakkan gas CO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; dari dalam tubuh menuju lingkungan luar. Perbedaan TP inilah yang membuat gas-gas tersebut bergerak, gas-gas tersebut bergerak dari tempat yang memiliki TP yang tinggi menuju TP yang rendah. Tepatnya gas O&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; di dalam tubuh manusia memiliki TP yang lebih rendah dari TP O&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; di lingkungan, sehingga memungkinkan untuk bergeraknya O&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; ke dalam tubuh. Sebaliknya TP CO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; di dalam tubuh lebih tinggi dibanding lingkungan. Yang menyebabkan keluarnya gas CO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; ke luar tubuh. Proses ini berperan dalam menjaga keseimbangan gas dalam darah selama kehidupan manusia. Dari proses ini dapat diambil pelajaran bahwa pergerakkan gas dalam pernafasan mengacu pada hukum tekanan parsial tersebut, gas mengalir dari yang memiliki TP yang tinggi menuju TP yang rendah. Konsep berbagi di dalam tekanan parsial seolah menyiratkan sebuah pesan, pesan berbagi dari yang memiliki kelebihan kepada yang kekurangan, agar terjadi sebuah keseimbangan yang berkesinambungan. Yang kaya member kepada yang miskin agar semuanya seimbang, seolah itu yang tersirat yang bisa dilihat dari salah satu keindahan kompleksitas tubuh manusia, yaitu pertukaran gas di alveolus. Allah SWT menciptakan sesuatu tidak ada yang sia-sia semuanya memiliki makna dan pesan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4493034315151452290-9032856377443255878?l=mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/feeds/9032856377443255878/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4493034315151452290&amp;postID=9032856377443255878' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/9032856377443255878'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/9032856377443255878'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/2010/12/pesan-kemanusiaan-di-dalam-diri-manusia.html' title='Pesan Kemanusiaan di Dalam Diri Manusia'/><author><name>Rizky  Hendiperdana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11635533829849609090</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/TSsihDuDC7I/AAAAAAAAAJs/AQuFkVmsbao/S220/buat%2Bkompas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4493034315151452290.post-4929314097662747077</id><published>2010-10-14T12:46:00.001+07:00</published><updated>2010-10-14T12:52:14.291+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemikiran'/><title type='text'>Atom-Atom yang "Berperasaan"</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span"   style="  ;font-family:'Times New Roman';font-size:medium;"&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: 'Lucida Grande', Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 13px; margin-top: 8px; margin-right: 12px; margin-bottom: 8px; margin-left: 12px; background-image: url(http://www.tumblr.com/images/input_bg.gif); background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: rgb(255, 255, 255); padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; line-height: 1.4; font-weight: normal; background-position: 50% 0%; background-repeat: repeat no-repeat; "&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Manusia tempatnya semua rasa tumpah ruah. amarah, tangis, bahagia, haru dan jatuh cinta sekalipun. rasa merupakan ornamen yang tak terjelaskan melalui reaksi-reaksi biologis.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Jika kita manusia direduksi terus menerus hingga ke bagian terkecil. mulai dari organ kemudian tersusun lagi dari kumpulan jaringan. jaringan terususun atas banyak sel. sel tereduksi lagi menjadi organel, kemudia makromolekul seperti protein dll. hingga ke bagian yang tak dapat direduksi lagi yaitu atom. &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt; &lt;img src="http://media.tumblr.com/tumblr_la9mcohm5r1qdc8e5.jpg" _mce_src="http://media.tumblr.com/tumblr_la9mcohm5r1qdc8e5.jpg" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; " /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;Ya, Manusia sebenarnya adalah sekumpulan atom-atom yang saling berinteraksi sehingga membentuk seorang manusia yang utuh.&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; "&gt;&lt;strong&gt;pertanyaann&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; "&gt;&lt;strong&gt;ya bagaimana manusia dapat memiliki perasaan-perasaan tersebut . bagaimana sekumpulan benda mati seperti atom bisa memiliki rasa haru, marah bahkan jatuh cinta?&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; "&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; "&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4493034315151452290-4929314097662747077?l=mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/feeds/4929314097662747077/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4493034315151452290&amp;postID=4929314097662747077' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/4929314097662747077'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/4929314097662747077'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/2010/10/atom-atom-yang-berperasaan.html' title='Atom-Atom yang &quot;Berperasaan&quot;'/><author><name>Rizky  Hendiperdana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11635533829849609090</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/TSsihDuDC7I/AAAAAAAAAJs/AQuFkVmsbao/S220/buat%2Bkompas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4493034315151452290.post-8843070705325308741</id><published>2010-08-22T18:31:00.008+07:00</published><updated>2010-08-23T00:27:33.835+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Pencetus awal dari yang awal</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/THFZLF9BzyI/AAAAAAAAAIo/vHyhYksnCTw/s1600/John_Locke.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 162px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/THFZLF9BzyI/AAAAAAAAAIo/vHyhYksnCTw/s200/John_Locke.png" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5508281866362408738" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;Dalam konst&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;elasi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;sosial bernegara, kebebasan beragama merupakan sesuatu yang amat mahal harganya. Betapa tidak , jika kita melihat pada fakta sejarah bahwa, hampir di setiap imperium kekuasaan di seluruh permukaan bumi ini melakukan praktek pemaksaan keyakinan agama penguasanya kepada rakyatnya. Sebagai contoh adalah pemaksaan aliran agama tertentu oleh penguasa romawi timur (&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;Byzantium&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;) kepada rakyat koptik (mesir) di abad ke-7, sehingga mengharuskan rakyat yang tidak setuju untuk keluar dari batas imperium, bersembunyi , menyendiri dan menjauh dari jangkauan penguasa agar terhindar dari intimidasi yang mereka dapatkan dari penguasa tersebut. Kemudian mari kita melihat ke zaman ratu Isabella ( spanyol abad ke 14) , pada masa itu terjadi pemaksaan keyakinan agama melalui inqusisi nya yang mengerikan . membunuh dan mengancam siapa saja yang dianggap menyimpang pada zaman itu. Itulah gambaran bagaimana pemaksaan atas agama oleh para penguasa pada rakyatnya, dan begitu pun masih banyak contoh di imperium-imperium lainnya. Kebiasaan- kebiasaan penguasa ini terus berlanjut hingga abad pertengahan dan seterusnya. Perlu diketahui bahwa praktek pemaksaan ini pada zaman itu bagai menjadi sebuah “&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;trend”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt; kekuasaan yang banyak berkembang. Mungkin karena tidak didasari oleh penghormatan dan toleransi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 0); "&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;Sampai pada abad ke 17 seorang filsuf Inggris ternama &lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FF0000;"&gt;John Locke&lt;/span&gt; (1632-1704) mengemukakan sebuah ide, gagasan dan konsep tentang demokrasi liberal yang tercantum di dalamnya konsep kebebasan dalam memeluk agama. Dia berpendapat bahwa “&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FF0000;"&gt;Negara tidak boleh mencampuri urusan rakyat dalam hal beragama&lt;/span&gt;”. Ide-ide ini yang menurut sumber barat merupakan fondasi dasar dari suatu sistem pemerintahan yang menghormati kebebasan beragama yang menjadi ciri dari hampir semua pemerintahan di zaman modern, kecuali saat faham komunis mulai &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;menjangkiti eropa timur dan asia pada abad ke 20. Konsep &lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#CC0000;"&gt;Locke&lt;/span&gt; ini yang kemudian dipercaya diadopsi oleh sang konseptor teks proklamasi kemerdekaan Amerika Serikat, yaitu &lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FF0000;"&gt;Thomas Jefferson&lt;/span&gt; yang kemudian menjadi ide dasar dari pergerakkan kemerdekaan Amerika Serikat. Jadi singkatnya sesuatu yang pada zaman dahulu ( Pra-locke) merupakan sesuatu yang amat mahal, yaitu kebebasan beragama, sekarang sudah menjadi “barang umum” di zaman modern. Menurut sejarawan barat adalah murni berkat gagasan, ide dan konsep yang dikemukakan oleh &lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FF0000;"&gt;John Locke&lt;/span&gt; seorang filsuf ternama asal Inggris.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;Sangat mengejutkan ketika saya mengetahui di abad ke 7, seperti yang sudah dibahas bahwa pada masa itu kebebasan beragama pada suatu imperium merupakan sesuatu yang mahal bahkan mustahil terjadi. Pada masa itu khalifah imperium Islam ke 2 yaitu &lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FF0000;"&gt;Umar bin Al khatab&lt;/span&gt; yang memerintah selama 10 tahun 5 bulan sekian hari telah melaksanakan praktek kebebasan beragama di daerah imperiumnya. &lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FF0000;"&gt;Umar bin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FF0000;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FF0000;"&gt;khatab&lt;/span&gt; dikala setiap tentaranya menaklukan suatu daerah baru baik di syam, irak atau mesir selalu menawarkan 2 hal. Yaitu memeluk Islam atau membayar sejumlah &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;jizyah &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;( suatu pajak yang dikenakan pada orang-orang non-islam di daerah kekuasaan Islam) dengan jaminan keamanan atas diri, istri, anak, harta dan tempat ibadahnya. Seseorang yang membayar &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;jizyah &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;disebut &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;ahlul dzimmah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;ahlul dzimmah ini mendapat jaminan kebebasan menjalankan ibadah mereka menurut agama masing-masing dan mendapat perlindungan penuh dari tentara islam jika mereka terancam. Seperti pada saat penaklukan baitul maqdis oleh pasukan muslim, Umar menjamin hak tiap rakyat baitul maqdis akan dirinya, harta dan agamanya. Setiap gereja dan palang-palang salib tidak akan dihancurkan atau dijadikan tempat tinggal. Begitulah Umar menghormati hak-hak dari setiap pemeluk agama. Sesuatu yang sulit dipercaya adalah bahwa hal itu terjadi di abad ke 7 ketika banyak imperium pada masa itu memperlakukan rakyatnya dengan pemaksaan atas agama penguasa. Oleh karena itu tidaklah berlebihan jika disebutkan bahwa khalifah Umar bin Al khatab adalah seorang pencetus awal dari konsep kebebasan beragama jauh sebelum John Locke dilahirkan. Maka dalam perihal menciptakan sistem pemerintahan yang menghormati kebebasan beragama pada rakyat dalam wilayah kekuasaan suatu imperium, &lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FF0000;"&gt;Umar bin Al khatab&lt;/span&gt; adalah seorang “Pencetus awal dari yang awal” tentang konsep menghormati kebebasan beragama.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;wallahualam bis sawab&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;By : mochamad Rizky Hendiperdana&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;Dari berbagai sumber&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4493034315151452290-8843070705325308741?l=mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/feeds/8843070705325308741/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4493034315151452290&amp;postID=8843070705325308741' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/8843070705325308741'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/8843070705325308741'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/2010/08/pencetus-awal-dari-yang-awal.html' title='Pencetus awal dari yang awal'/><author><name>Rizky  Hendiperdana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11635533829849609090</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/TSsihDuDC7I/AAAAAAAAAJs/AQuFkVmsbao/S220/buat%2Bkompas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/THFZLF9BzyI/AAAAAAAAAIo/vHyhYksnCTw/s72-c/John_Locke.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4493034315151452290.post-7878864507749585756</id><published>2010-08-22T16:44:00.003+07:00</published><updated>2010-08-22T16:45:26.767+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4493034315151452290-7878864507749585756?l=mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/feeds/7878864507749585756/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4493034315151452290&amp;postID=7878864507749585756' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/7878864507749585756'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/7878864507749585756'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/2010/08/blog-post.html' title=''/><author><name>Rizky  Hendiperdana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11635533829849609090</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/TSsihDuDC7I/AAAAAAAAAJs/AQuFkVmsbao/S220/buat%2Bkompas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4493034315151452290.post-6707507870056598303</id><published>2010-05-07T17:07:00.014+07:00</published><updated>2010-05-07T17:46:45.382+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Aplikasi Klinis Terapi Stem Cell pada Penyakit Jantung Koroner (PJK)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/S-PvO-fFYTI/AAAAAAAAAFI/ov4ltZtE6xY/s1600/harr17_c067f001.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 294px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/S-PvO-fFYTI/AAAAAAAAAFI/ov4ltZtE6xY/s320/harr17_c067f001.gif" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5468477413128495410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan penyakit yang disebakan oleh sumbatan pada arteri koroner yang mengakibatkan kematian sel-sel otot jantung (Miokardium). Keadaan ini dapat berakhir pada penurunan kemampuan Miokardium untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Pada akhirnya ketika aliran darah ke seluruh tubuh terganngu dapat berujung pada kematian. Angka kejadian PJK meningkat di beberapa tahun terakhir. Di Amerika Serikat sekitar 1.2 juta orang per tahunnya menderita PJK, begitu pula di Indonesia. PJK sering mengenai orang yang sudah lanjut usia sehingga penyakit ini dikelompokka dalam penyakit degeneratif.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;  &lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:29.45pt;text-align:justify;line-height: normal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-family:Calibri;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;Miokardium merupakan jaringan di dalam tubuh yang kemampuan regenerasinya terbatas. Ketika jaringan miokardium mengalami kerusakan karena PJK, maka jaringan miokardium tersebut tidak dapat melakukan regenerasi, sehingga jaringan miokardium yang mengalami kematian tersebut akan digantikan oleh jaringan parut (&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;scar tissue&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;) yang tidak memiliki fungsi. Keadaan ini akan berakhir pada penurunan fungsi jantung untuk memompa darah ke seluruh tubuh dan berefek pada sistem metabolisme tubuh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:29.45pt;text-align:justify;line-height: normal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-family:Calibri;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;Dari keterbatasan miokardium ini, para ahli sudah mulai mengembangkan suatu konsep terapi yang menggunakan sel punca (&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;stem cell&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;Stem cell&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt; merupakan suatu jenis sel yang belum terspesifikasi menjadi sel tertentu dan memiliki kemampuan regenerasi yang sangat baik serta dapat berubah (diferensiasi) menjadi sel jenis lain dengan fungsi tertentu, seperti sel otot jantung (miokardium). Peran &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;stem cell&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt; pada PJK adalah menggantikan jaringan miokardium yang mengalami kematian, sehingga fungsi jantung yang menurun karena kematian miokardium dapat terhindarkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:29.45pt;text-align:justify;line-height: normal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-family:Calibri;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;Terapi stem cell pada PJK sudah mulai banyak digunakan dan memberikan suatu hasil yang memuaskan, seperti perbaikan beberapa indikator fungsi jantung yakni fraksi ejeksi (&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;fraction ejection&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;) dan curah jantung (&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;cardiac output&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;). Walaupun pada kenyataannya masih ada beberapa kendala dalam implementasi terapi ini, seperti penolakan imun (&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;immune rejecion&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;) dan terbentuknya keganasan. Hal ini  yang menjadi dasar bagi para peneliti untuk meneliti lebih lanjut agar menghasilkan suatu konsep terapi yang memberikan efektifitas dan keamanan bagi pasien.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:29.45pt;text-align:justify;line-height: normal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-family:Calibri;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;By : Mochamad Rizky Hendiperdana&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:29.45pt;text-align:justify;line-height: normal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-family:Calibri;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;Source : Dari berbagai sumber&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:29.45pt;text-align:justify;line-height: normal"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-family:Calibri;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;pic :&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Courtesy of Harrison Principle of Internal Medicine&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4493034315151452290-6707507870056598303?l=mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/feeds/6707507870056598303/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4493034315151452290&amp;postID=6707507870056598303' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/6707507870056598303'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/6707507870056598303'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/2010/05/aplikasi-klinis-terapi-stem-cell-pada.html' title='Aplikasi Klinis Terapi Stem Cell pada Penyakit Jantung Koroner (PJK)'/><author><name>Rizky  Hendiperdana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11635533829849609090</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/TSsihDuDC7I/AAAAAAAAAJs/AQuFkVmsbao/S220/buat%2Bkompas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/S-PvO-fFYTI/AAAAAAAAAFI/ov4ltZtE6xY/s72-c/harr17_c067f001.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4493034315151452290.post-6842884274018120368</id><published>2009-09-11T22:52:00.014+07:00</published><updated>2010-08-22T23:39:08.315+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Asal usul teori fisiologi tentang sirkulasi darah</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/SqpygIx-kfI/AAAAAAAAADY/NHz3DmCrYxc/s1600-h/Harvey_William.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 152px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/SqpygIx-kfI/AAAAAAAAADY/NHz3DmCrYxc/s200/Harvey_William.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5380238601285964274" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pernahkah kita membayangkan bahwa konsep fisiologi modern&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;yang telah diterima pada masa sekarang sesungguhnya telah melewati berbagai dimensi waktu dengan segala &lt;/span&gt;&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;pertentangan-pertentangannya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Teori sirkulasi darah yang menurut literature barat dikemukakan oleh &lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;William Harvey (1578-1657)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; seorang dokter berkebangsaan Inggris. Dalam bukunya &lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;an anatomical treatise on the movement of the heart and blood in animals&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;(1628) yang menjadi buku paling penting dalam sejarah fisiologi, &lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;William Harvey&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; menepis keyakinan-&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;keyakinan para ahli biologi pada saat itu. &lt;/span&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Para&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; penulis biologi pada masa itu telah menelurkan pandangan bahwa: (a) &lt;/span&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;makanan menjadi darah di jantung&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;, (b) &lt;/span&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;jantung menghangatkan darah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;, (c) &lt;/span&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;pembuluh darah dipenuhi oleh udara &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;(emboli dong). Yang tentunya pandangan-pandangan ini pada masa sekarang hanya akan menjadi teori yang sangat lucu. &lt;/span&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Harvey&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; berpendapat bahwa darah di dalam tubuh bersirkulasi secara konstan dalam sebuah sirkuit yang tertutup, dimana jantung menyediakan kekuatan untuk menggerakkan darah (teori ini yang pada masa mendatang menjadi bahan kajian khusus dalam ilmu kedokteran yaitu &lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Cardiovascular system&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Harvey&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; tentunya menelurkan pemikiran ini dengan kalkulasi aritmatika sederhana. Dia memperkirakan bahwa &lt;span style="color:#990000;"&gt;j&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;umlah darah yang dipompa oleh jantung setiap kali berdetak adalah sekitar 2 ons&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Karena jantung berdetak 72 kali per menit, dengan perkalian sederhana maka dapat disimpulkan bahwa sekitar 540 pound darah per jam dipompa oleh jantung ke Aorta. Tetapi, 540 pound melebihi berat badan manusia itu sendiri. Oleh karena itu, jelaslah menurut pandangan &lt;/span&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Harvey&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; bahwa darah secara konstan diperbarui melalui jantung&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;. Hal ini sekaligus menjadikan &lt;/span&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Harvey&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; terkenal di kalangan eropa sebagai orang pertama yang menemukan konsep sirkulasi darah secara konstan di dalam tubuh manusia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Terlepas dari sumber literasi barat, sekitar 3 abad sebelum &lt;/span&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Harvey&lt;/span&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; lahir. Seorang ilmuwan dan juga dokter muslim bernama &lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ibnu nafis&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;(1210-1288) telah mengemukakan teori ini. &lt;/span&gt;&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dalam bukunya &lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Al-Shamil fi al-Tibb&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;ibnu nafis selain mengemukakan teori sirkulasi darah,dia juga telah menjelaskan teori bahwa &lt;span style="color:#cc0000;"&gt;ada hubungan erat yang terjadi antara jantung dan paru-paru, dia menjelaskan bahwa darah dibersihkan dari udara kotor di dalam paru&lt;/span&gt;. Selain itu buah karya yang tak kalah berharganya adalah penjelasan ibnu nafis tentang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;arteri koronaria yang mensuplai otot-otot jantung dengan darah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Hal ini tentu saja merupakan suatu kebanggaan dunia kedokteran islam, karena 3 abad bukanlah waktu yang singkat. Dan dalam kurun waktu tersebut seorang dokter muslim telah menjelaskan suatu konsep yang 3 abad kemudian konsep ini dikemukakan kembali oleh dokter eropa dan tentunya menjadi landasan utama dalam ilmu fisiologi modern. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kesimpulan penulis, teori fisiologi tentang sirkulasi darah merupakan suatu konsep yang sangat penting dalam kemajuan ilmu kedokteran. Teori ini telah dikemukakan oleh ilmuwan muslim pada abad ke 13, yang dimana pada masa itu masih banyak takhayul-takhayul yang berkembang tentang tubuh manusia. Inilah buah karya yang harus kita apresiasi tentu saja bukan hanya dengan perasaan banggan semata, tetapi juga dengan berbagai buah karya lainnya yang nantinya dapat mengembalikan nama kedokteran islam di mata peradaban dunia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Wallahu alam bis sawab.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;BY: &lt;/span&gt;&lt;span style="';font-size:16.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Mochamad Rizky Hendiperdana&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;span style="';font-size:16.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="';font-size:16.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Source: dari berbagai        sumber&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4493034315151452290-6842884274018120368?l=mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/feeds/6842884274018120368/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4493034315151452290&amp;postID=6842884274018120368' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/6842884274018120368'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/6842884274018120368'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/2009/09/asal-usul-teori-fisiologi-tentang.html' title='Asal usul teori fisiologi tentang sirkulasi darah'/><author><name>Rizky  Hendiperdana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11635533829849609090</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/TSsihDuDC7I/AAAAAAAAAJs/AQuFkVmsbao/S220/buat%2Bkompas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/SqpygIx-kfI/AAAAAAAAADY/NHz3DmCrYxc/s72-c/Harvey_William.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4493034315151452290.post-2830795086232244841</id><published>2009-05-12T21:16:00.000+07:00</published><updated>2009-05-12T21:19:48.853+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>pa kabar blog,,dah lama ga mengunjungi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4493034315151452290-2830795086232244841?l=mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/feeds/2830795086232244841/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4493034315151452290&amp;postID=2830795086232244841' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/2830795086232244841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/2830795086232244841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/2009/05/pa-kabar-blogdah-lama-ga-mengunjungi.html' title=''/><author><name>Rizky  Hendiperdana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11635533829849609090</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/TSsihDuDC7I/AAAAAAAAAJs/AQuFkVmsbao/S220/buat%2Bkompas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4493034315151452290.post-8890367067806967238</id><published>2008-10-17T18:00:00.006+07:00</published><updated>2010-08-23T00:24:22.872+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemikiran'/><title type='text'>Materialisme VS tauhid</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.indocommit.com/page2.html?menu=29&amp;amp;idnews=22&amp;amp;kid=2"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://www.indocommit.com/page2.html?menu=29&amp;amp;idnews=22&amp;amp;kid=2" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;meta equiv="CONTENT-TYPE" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;title&gt;Aku hanya berfikir, dalam pencarian sebuah jati diri akan ditem&lt;/title&gt;&lt;meta name="GENERATOR" content="OpenOffice.org 2.2  (Win32)"&gt;&lt;meta name="AUTHOR" content="ReneGADE"&gt;&lt;meta name="CREATED" content="20080921;9150000"&gt;&lt;meta name="CHANGEDBY" content="ReneGADE"&gt;&lt;meta name="CHANGED" content="20080921;10010000"&gt;&lt;style type="text/css"&gt; 	&lt;!-- 		@page { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } 	--&gt;&lt;/style&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153); font-weight: bold;font-size:100%;"&gt;Aku hanya berfikir, dalam pencarian sebuah jati diri akan ditemui berbagai macam resistensi kehidupan. Pencarian sebuah kebenaran akan menemukan berbagai macam jurang terjal kebuntuan yang dapat menghempaskan kita ke dalam dasar pemikiran &lt;i&gt;materialisme&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; color: rgb(0, 0, 153); font-weight: bold; text-align: left;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dalam mempelajari ilmu filsafat dibutuhkan suatu fondasi dasar aqidah yang mantap. Karena berbagai dogma-dogma filsafat yang bersifat kritis dapat menenggelamkan kita pada suatu babak baru di dalam kondisi internal kejiwaan kita&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;, yaitu babak “keraguan”.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; color: rgb(0, 0, 153); font-weight: bold; text-align: left;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Para ahli filsuf materialis berakhir pada suatu kesimpulan “eksistensial mate&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;rialis”, dimana materi merupakan komponen tunggal dari tatanan alam semesta beserta isinya. Dan mereka sama sekali tidak mengakui nilai “eksistensial spiritualis” dan “supranaturalis”. Jadi mereka berpendapat bahwa di alam semesta ini,hanyalah materi yang menjadi komponenya. Intinya mereka menganggap bahwa Tuhan itu tidak ada. &lt;i&gt;Naudzubillahi min dzalik&lt;/i&gt;. Bagaimana filsuf materialis dapat menyimpulkan postulat ini? Dan tentunya bagaimana kaum agamis membantah postulat maerialis ini? Untuk menjawabnya, marilah kita merujuk kepada fakta-fakta ilmiah terkini, dimana hal ini tidak akan dapat&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/SPh0oqaIvUI/AAAAAAAAACQ/rkXZO318pl4/s1600-h/mata.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/SPh0oqaIvUI/AAAAAAAAACQ/rkXZO318pl4/s200/mata.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5258080806882557250" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; dijelaskan semuanya satu persatu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; color: rgb(0, 0, 153); font-weight: bold; text-align: left;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dar&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;i keajaiban rancangan alam semesta yang begitu teratur, pengaturan system tubuh manusi&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;a yang begitu kompleks. Ini semua merupakan disain dari ke-maha &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;cerdasan Tuhan pencipta langit dan bumi. Allah SWT. Nah, sekarang untuk menjawab kebobrokan postulat materialis atau kaum evolusionis, marilah kita ajkan sebuah pertanya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;aan tentang bola mata kita atau lebih tepatnya indera penglihatan kita. Lensa mata kita sudah dicipakan oleh Allah SWT  dengan bentuk yang sangat sempurna. Mata kita ses&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;uai dengan kehendak kita dapat mengubah fokus lensanya. Manusa pada zaman dahulu tidak pernah terpikir untuk menciptakan matanya sendiri bahkan memikirkan c&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;ara kerja mata kita pun tidak, karena untuk memikirkannya pengetahuan mereka belum sampai kepada tahap ini. Tetapi mata manusia dengan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; disainnya yang luar biasa sudah ada sejak manusia pertama kali diciptakan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; color: rgb(0, 0, 153); font-weight: bold; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kemudian pada zaman modern, teknologi mutakhir melahirkan sebuah alat yang cara kerjanya mirip dengan mata kita. Dengan melewati serangkaian proses pembaharuan berdasarkan riset para ilmuwan, akhirnya alat ini mencapai suatu tahap dimana alat ini dapat menangkap suatu gambar. Peradaban manusia membutuhkan waktu ribuan tahun untuk dapat menciptakan sebuah alat yang disebut kamera. Pernahkah kita berpikir? Mungkinkah mata kita dengan segala bentuk kesempurnaan disainnya, pada zaman dahulu terbentuk dengan sendiri secara kebetulan??&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/SPhz4VzFfiI/AAAAAAAAACI/Ji4Vb8iJ_PY/s1600-h/kamera.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/SPhz4VzFfiI/AAAAAAAAACI/Ji4Vb8iJ_PY/s200/kamera.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5258079976716336674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; color: rgb(0, 0, 153); font-weight: bold; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pertanyaan ini dapat dianalogikan dengan , mungkinkah kamera digital se&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;ri t&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;erb&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;aru, terbentuk dengan sendirinya secara kebetulan?? Dari lempeng-lempeng logam kemudian bersatu sendiri membentuk badan kamera tersebut, kemudian komponen-komponen lensanya bersatu membentuk dirinya sendiri dari bahan-bahan yang sebelumnya “mentah” sama sekali??  Dan akhirnya membentuk sebuah kamera digital? Tentu hal ini tidak masuk akal. Pertanyaannya adalah, mungkinkah hal ini terjadi?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p  style="margin-bottom: 0cm; color: rgb(0, 0, 153); font-weight: bold; text-align: left;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kita semua pasti dapat menjawabnya !!!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p face="arial" style="margin-bottom: 0cm; color: rgb(0, 0, 153); font-weight: bold; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; color: rgb(0, 0, 153); font-weight: bold; text-align: left;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;By Mochamad Rizky Hendiperdana&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4493034315151452290-8890367067806967238?l=mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/feeds/8890367067806967238/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4493034315151452290&amp;postID=8890367067806967238' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/8890367067806967238'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/8890367067806967238'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/2008/10/materialisme-vs-tauhid.html' title='Materialisme VS tauhid'/><author><name>Rizky  Hendiperdana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11635533829849609090</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/TSsihDuDC7I/AAAAAAAAAJs/AQuFkVmsbao/S220/buat%2Bkompas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/SPh0oqaIvUI/AAAAAAAAACQ/rkXZO318pl4/s72-c/mata.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4493034315151452290.post-907874966641083038</id><published>2008-10-06T04:08:00.007+07:00</published><updated>2010-08-23T00:22:36.325+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sharing'/><title type='text'>8 oct 2008 start again the journey</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;div  style="text-align: center; font-weight: bold;  color: rgb(0, 0, 153);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);font-size:130%;"&gt;Akhirnya setelah libur lammaaa banget, tgl 8 oct 2008 dah masuk kuliah lagi..( loo koq malah semangat??? ) ya dong kuduuu semangat..&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);font-size:130%;"&gt;Sekarang udah masuk semester 3 di FK UNISBA, dan mata kuliah pertama yang harus dihadapi yaitu sistem reproduksi,,h&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);font-size:130%;"&gt;ehehu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);font-size:130%;"&gt;semuanya tentang reproduksi deh di situ ada,, mulai dari ilmu kebidanan, kandungan,orgn repro pria, organ repro wanita, dll&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153); font-weight: bold; font-family:lucida grande;font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;  color: rgb(0, 0, 153);font-family:lucida grande;font-size:130%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/SOkvIv58zyI/AAAAAAAAACA/AxnsZLiFqgE/s1600-h/pregnency.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/SOkvIv58zyI/AAAAAAAAACA/AxnsZLiFqgE/s200/pregnency.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5253782267649380130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153); font-weight: bold; font-family:lucida grande;font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div  style="text-align: justify; font-weight: bold;  color: rgb(0, 0, 153);font-family:lucida grande;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);font-size:130%;"&gt;kembali lagi ke siklus kehidupan kuliah yang super padat,,malah lebih padat lagi katanya sekarang mah..siklus yag sungguh mengasyikkan .. ga tau knapa kalau u&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);font-size:130%;"&gt;ntuk masalah kuliah menggebu2 banget, yaa mudah2an aja tetap konsisten semangatnya. soalnya kalau dihitung2 masa kuliah saya di sini masih lama banget, 5tahun, itu juga paling cepat..well, kalau semuanya dijalanin dengan senang hati dan ikhlas pastinya semuanya bakal jadi bumbu manis kehidupan yang bisa menambah rasa manis pahitnya sebuah perjuangan. reproduction system here we come!&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 102, 0);font-size:130%;"&gt;             &lt;br /&gt;              "Together for the great future"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4493034315151452290-907874966641083038?l=mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/feeds/907874966641083038/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4493034315151452290&amp;postID=907874966641083038' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/907874966641083038'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/907874966641083038'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/2008/10/8-oct-2008-start-again-journey.html' title='8 oct 2008 start again the journey'/><author><name>Rizky  Hendiperdana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11635533829849609090</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/TSsihDuDC7I/AAAAAAAAAJs/AQuFkVmsbao/S220/buat%2Bkompas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/SOkvIv58zyI/AAAAAAAAACA/AxnsZLiFqgE/s72-c/pregnency.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4493034315151452290.post-2570466113512707595</id><published>2008-10-02T15:47:00.010+07:00</published><updated>2010-08-23T00:24:56.858+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sharing'/><title type='text'>Join with BEM FK UNISBA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/SOXPu7aQreI/AAAAAAAAABo/Bx-xLmB8WJo/s1600-h/bem.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/SOXPu7aQreI/AAAAAAAAABo/Bx-xLmB8WJo/s200/bem.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5252832945526320610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Selasa, 23 september 2008. pelantikan staff BEM FK UNISBA periode 2008-2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Sebuah hari yang menjadi sejarah dalam perjalanan hidup seorang mahasiswa di Bandung. hari itu setelah melewati proses kaderisasi dan screening, akhirnya terpilih juga saya menjadi sebagai salah satu staff di BEM FK UNISBA periode 2008-2009. fiuuhh proses yang lumayan melelahkan, tapi itu semua pastinya merupakan investasi yang sangat berharga untuk masa depan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/SOSSBXkXpgI/AAAAAAAAABA/F_UCKTJ4L4s/s1600-h/293461522446s.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;saya ditempatkan di departemen pengembangan keilmuan, alias "Bangil". ya kerjanya sih ga jauh dari ngurusin hal2 yg berhubungan kaya pengembangan pengetahuan, baik internal maupun eksternal. misalnya, TOEEFL, pelatihan ketrampilan dasar klinik, dan masih banyaklah pokoknya. Anyway, saya harus menjalankan semua tugas ini dengan dedikasi yang tinggi, pastinya karena ini semua konsekuensinya hhhaaha. selamat berjuang Rizq,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;"&gt;get the great future from the little think &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;and start at now"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;kalau orang bilang, selamat datang di BEM ! kalau saya mau ngucapin selamat datang BEM di kehidupan Mochamad Rizky Hendiperdana hehheuu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4493034315151452290-2570466113512707595?l=mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/feeds/2570466113512707595/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4493034315151452290&amp;postID=2570466113512707595' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/2570466113512707595'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/2570466113512707595'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/2008/10/join-with-bem-fk-unisba.html' title='Join with BEM FK UNISBA'/><author><name>Rizky  Hendiperdana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11635533829849609090</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/TSsihDuDC7I/AAAAAAAAAJs/AQuFkVmsbao/S220/buat%2Bkompas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/SOXPu7aQreI/AAAAAAAAABo/Bx-xLmB8WJo/s72-c/bem.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4493034315151452290.post-4142347786067039720</id><published>2008-10-02T13:17:00.000+07:00</published><updated>2008-10-02T13:20:50.556+07:00</updated><title type='text'>SELAMAT IDUL FITRI 1429 H</title><content type='html'>&lt;object classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=5,0,0,0" width="550" height="350"&gt;&lt;param name="movie" value="http://c.123g.us/flash/CardShell.swf" /&gt;&lt;param name="SeamlessTabbing" value="false" /&gt;&lt;param name="quality" value="high" /&gt;&lt;param name="wmode" value="Transparent" /&gt;&lt;param name="menu" value="false" /&gt;&lt;param name="allowScriptAccess" value="always" /&gt;&lt;param name="FlashVars" value="ldrName=http://c.123g.us/flash/branded_loader.swf&amp;crdName=http://i.123g.us/c/edec_eidulfitr_trad/card/106861.swf" /&gt;&lt;embed src="http://c.123g.us/flash/CardShell.swf" width="550" height="350" menu="false" wmode="Transparent" allowScriptAccess="always" FlashVars="ldrName=http://c.123g.us/flash/branded_loader.swf&amp;crdName=http://i.123g.us/c/edec_eidulfitr_trad/card/106861.swf" type="application/x-shockwave-flash" pluginspage="http://www.macromedia.com/shockwave/download/index.cgi?P1_Prod_Version=ShockwaveFlash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4493034315151452290-4142347786067039720?l=mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/feeds/4142347786067039720/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4493034315151452290&amp;postID=4142347786067039720' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/4142347786067039720'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4493034315151452290/posts/default/4142347786067039720'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mochamadrizkyhendiperdana.blogspot.com/2008/10/selamat-idul-fitri-1429-h.html' title='SELAMAT IDUL FITRI 1429 H'/><author><name>Rizky  Hendiperdana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11635533829849609090</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SFtREV7ZUzs/TSsihDuDC7I/AAAAAAAAAJs/AQuFkVmsbao/S220/buat%2Bkompas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
